Text
Perpustakaan Tirta Kusuma Pustaka
Penilaian
0,0
dari 5Dialog dengan Kematian dan Kehidupan Mikroorganisme
Membahas kematian bisa menimbulkan sebuah “pemberontakan†yang menyimpan kepedihan pada jiwa manusia, yaitu kesadaran dan keyakinan bahwa mati pasti akan tiba dan musnahlah semua yang dicintai dan dinikmati dalam hidup ini. Kesadaran itu memunculkan penolakan bahwa kita tidak ingin (cepat) mati. Sebuah penolakan yang muncul dari rasa takut dan ketidaktahuan. Bagi kaum eksistensialis, kematian adalah suatu derita dan musuh bebuyutan yang terlalu tangguh untuk dikalahkan. Prestasi akal budi manusia yang telah melahirkan peradaban iptek supercanggih tetap tidak akan pernah mampu menelusuri jejak malaikat maut. Berbagai upaya untuk memperpanjang usia dan mengatasi penyebab kematian selalu saja jadi obyek riset ilmuwan, meskipun masih dianggap sebuah utopia. Berusaha menyembuhkan penyakit itu bagus. Namun, menolak dan membenci kematian bisa jadi hanya akan menambah derita dan beban hidup.â€
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 1X1.N GAN d
- Penerbit
- Jakarta: Kompas, 2022
- Deskripsi Fisik
- xviiii, 174 hlm. ; ilus. ; 19 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-623-346-339-3
- Klasifikasi
- NONE
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- cet. 1
- Subjek
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Toeti Heraty Noerhadi-Roosseno, Indrawati Gandjar
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah